Membuat Artikel Standar MOZ - Rumah IT

Baru

recent

Membuat Artikel Standar MOZ

Membuat Artikel Standar MOZ

Dalam membuat konten artikel ada beberapa yang harus diperhatikan agar artikel kita bernilai baik. Selain menggunakan tata bahasa dan teknik copywriting yang baik, menulis artikel harus memperhatikan parameter-parameter seperi jumalah kata, penulisan judul, penulisan deskripsi dan penentuan URL. Bagi para pelaku SEO ada standar standar tersendiri dalam menulis artikel di blog. Perlu diingat menulis artikel untuk blog tidaklah sama dengan menulis artikel untuk karya ilmiah biasa. Bedanya jika menulis artikel untuk blog harus memperhatikan SEO On Page agar artikel yang kita publikasikan ramah di mesin pencarian seperti Google.

Ada banyak SEO Tool yang memberikan saran dalam menulis artikel yang baik dan benar. Salah satunya yang akan kita bahas adalah Moz. Moz adalah SEO tool favorit yang banyak dipakai oleh ahli SEO dalam mengoptimalkan websitenya. Banyak fitur-fitur menarik jika kamu berlangganan Moz Premium. Salah satunya adalah kita diarahkan bagaimana cara membuat konten artikel yang baik dan benar.

Berikut adalah parameter-parameter dalam artikel yang sesuai dengan standar Moz.

1. Judul

Semua halaman harus memiliki tag judul yang meringkas konten di halaman secara akurat. Judul sangat penting untuk pengalaman pengguna dan SEO.

Moz menyarankan untuk membatasi judul artikel menjadi antara 10 dan 60 karakter atau memodifikasi karakter yang dipilih agar tetap di bawah 600 piksel. (Contoh: gunakan lebih sedikit "W" dan lebih banyak "i" s atau "l" s) Ini akan memastikan pengunjung melihat judul lengkap kamu di SERP, di tab browser, dan di media sosial. ”

Jika judul artikel terlalu panjang, judul tersebut tidak akan ditampilkan dengan benar dan dapat membatasi kemampuan Anda untuk menarik pelanggan ke situs Anda. Google biasanya menampilkan 50-60 karakter pertama dari judul halaman tergantung pada lebar karakter. Tampilan sebenarnya maksimal 600 piksel dan menunjukkan elipsis ("...") jika judul terlalu panjang untuk dimuat secara keseluruhan. Moz telah mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dan menetapkan ambang batas piksel maksimum yang memicu masalah ini pada 600 untuk melakukan kesalahan di sisi yang aman dan membantu kamu membuat judul yang pasti akan muncul seperti yang kamu inginkan.

Tag judul yang sangat pendek (terutama yang kurang dari 10 karakter) mungkin tidak cukup menggambarkan halaman kepada pengguna, dan kemungkinan besar tidak menyertakan kata kunci yang relevan untuk mesin pencari.

2. Deskripsi

Meta deskripsi adalah faktor yang sangat penting dalam meningkatkan rasio klik-tayang di SERP. Jika tidak ada meta deskripsi, platform media sosial dan mesin pencari akan menarik teks pertama yang cocok yang mereka temukan di halaman, yang mungkin tidak menarik bagi pengguna. Jika terlalu panjang atau tidak berhubungan dengan apa yang dicari penelusur, Kamu mungkin kehilangan peluang untuk mengarahkan trafik ke website kamu.

Deskripsi harus menggunakan kata kunci dengan cara yang cerdas dan menarik yang mendorong pencari untuk mengklik. Secara optimal, panjang deskripsi kamu harus 55-300 karakter.

Ketika meta deskripsi kamu terlalu panjang, mungkin akan terpotong oleh mesin pencari dan rasio klik-tayang bisa terganggu. Deskripsi menyediakan konten yang muncul tepat di bawah tag judul di SERP dan mendorong pencari untuk mengklik.

3. URL

URL mendeskripsikan situs atau halaman kepada pengunjung dan mesin pencari. Jagalah agar tetap relevan, menarik, dan akurat adalah kunci untuk mendapatkan peringkat yang baik. Moz diprogram untuk menandai URL apa pun yang lebih dari 75 karakter sebagai masalah.

Pilih URL yang lebih pendek dan dapat dibaca manusia dengan kata kunci deskriptif. Moz menyarankan agar URL kurang dari 75 karakter. Jika memungkinkan, tempatkan konten di subdomain yang sama untuk menjaga otoritas. Format optimal: http://www.example.com/category-keyword/subcategory-keyword/primary-keyword.html. 

Dalam blogger ketika kita menulis judul artikel maka secara otomatis dibuatkan tautan permanen yang bisa dilihat di sebelah kanan editor postingan. Jika dirasa tautan permanen otomatis terlalu panjang, maka kamu bisa menggunakan tautan permanen khusus untuk membuat modifikasi URL sendiri.

4. Gambar

Tidak lengkap rasanya jika membuat artikel tidak disertai gambar. Dalam membuat artikel, wajib melampirkan minimal satu gambar. Gambar pada artikel digunakan sebagai thumbnail pada halaman beranda atau hasil pencarian SERP. Apabila ada lebih dari satu gambar dalam postingan maka gambar yang pertama dari atas dianggap sebagai gambar utama postingan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyisipkan gambar di postingan artikel :
  • Ukuran : Jangan gunakan gambar dengan size yang terlalu besar. Sebaiknya kompres terlebih dahulu gambar sebelum disisipkan di postingan. Baca : 4 Cara Kompres Gambar Untuk Blog
  • Properti : Properti pada gambar terdiri dari Title Text dan ALT Text. Pastikan untuk memberikan keterangan sesuai gambar, bisa diisi dengan judul postingan atau keyword. Ini berguna agar gambar postingan kita muncul di hasil pencarian Google Image.
  • Caption : Caption adalah teks keterangan kecil dibawah gambar. Sebaiknya jangan gunakan caption pada gambar utama artikel. Gunakan caption hanya pada gambar tambahan saja.


Untuk mengetahui jumlah karakter saat menentukan judul, deskripsi dan URL kamu bisa menggunakan tool gratis dari wordcounter.net 

Demikian tutorial cara membuat artikel SEO berdasarkan acuan dari Moz. Beberapa alat SEO yang lain mungkin berbeda dalam hal menetapkan standar untuk judul, deskripsi, dan gambar. Yang penting adalah tetap berpatokan kepada penggunaan bahasa yang baik dan benar (human readable) agar mudah dipahami oleh pengunjung. Jika kamu menggunakan artikel hasil spin atau hasil terjemahan pastikan dikoreksi terlebih dahulu ejaan demi ejaan agar enak dibaca. Sekian semoga bermanfaat.
All Rights Reserved by Rumah IT - Rumah Teknologi Informasi © 2013 - 2020
Powered By Blogger

Contact form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.