Baru

recent

PHP Series : Sistem File Dalam PHP

PHP Series : Sistem File Dalam PHP

Hallo, dalam seri PHP kali ini kita akan belajar mengenai Sitem File dalam PHP seperti mebuka file, menutup file, membaca file, menulis file dan menghapus file.

Mengenal File Sistem Dalam PHP

PHP merupakan bahasa pemrograman server side yang berjalan dibawah web server, oleh karena itu dalam PHP kita bisa mengakses sebuah file yang ada di direktori server yang kita miliki. Dalam PHP terdapat banyak fungsi untuk mengelola sebuah file misalnya fungsi untuk membuka, menutup, membaca, menghapus, mengubah dan sebagainya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai fungsi sistem file dalam PHP anda bisa membaca Referensi File System dalam dokumentasi PHP. Disini kita hanya akan membahas point penting saja dalam proses pengaksesan file menggunakan PHP , yaitu :
  1. Fungsi fopen() : Digunakan untuk membuka sebuah file.
  2. Fungsi fclose() : Digunakan untuk menutup sebuah file.
  3. Fungsi fread() : Digunakan untuk membaca data pada sebuah file.
  4. Fungsi fwrite() : Digunakan untuk menulis data pada sebuah file.
  5. Fungsi rename() : Digunakan untuk mengubah sebuah file.
  6. Fungsi unlink() : Digunakan untuk menghapus file dalam direktori server.
Sebelum mempelajari lebih lanjut tentang file sistem di PHP, anda juga perlu memahami parameter mode akses pada sebuah file :

ModePenjlasan
rBuka file hanya untuk membaca.
r+Buka file untuk membaca dan menulis.
wBuka file hanya untuk menulis dan menghapus konten file. Jika file tidak ada, PHP akan berusaha membuatnya.
w+Buka file untuk membaca dan menulis dan menghapus konten file. Jika file tidak ada, PHP akan berusaha membuatnya.
aMenambahkan. Buka file hanya untuk menulis. Mempertahankan konten file dengan menulis hingga akhir file. Jika file tidak ada, PHP akan berusaha membuatnya.
a+Baca / Tambah. Buka file untuk membaca dan menulis. Mempertahankan konten file dengan menulis hingga akhir file. Jika file tidak ada, PHP akan berusaha membuatnya.
xBuka file hanya untuk menulis. Kembalikan FALSE dan menghasilkan kesalahan jika file sudah ada. Jika file tidak ada, PHP akan berusaha membuatnya.
x+Buka file untuk membaca dan menulis; selain itu ia memiliki perilaku yang sama dengan 'x'.

Sebelum kita menuju praktek sistem file menggunakan PHP buatlah terlebih dahulu sebuah file dengan nama "data.txt" isi dokumen tersebut dengan tulisan apa saja kemudian letakan satu folder dengan script PHP kamu.

1. Fungsi fopen () Untuk Membuka File Dalam PHP

Syntax Dasar :
fopen(nama_file, mode)

Contoh Program :
<?php
$file = "data.txt";
 
// Mengecek keberadaan file dengan fungsi file_exists();
if(file_exists($file)){
    // Mencoba untuk membuka file
    $handle = fopen($file, "r");
} else{
    echo "ERROR: File tidak ditemukan.";
}
?> 

2. Fungsi fclose () Untuk Menutup File Dalam PHP

Setelah kita berhasil membuka sebuah file, selanjutnya kita akan menutup file yang kita buka tadi.
Contoh Program :
<?php
$file = "data.txt";
 
// Cek keberadaan file
if(file_exists($file)){
    // Membuka file dalam mode baca
    $handle = fopen($file, "r") or die("ERROR: Tidak bisa membuka file.");
        
    /* Kode lain untuk di eksekusi */
        
    // Menutup file
    fclose($handle);
} else{
    echo "ERROR: File tidak ada !.";
}
?> 

3. Fungsi fread () Untuk Membaca File Dalam PHP

Setelah kita mengetahui cara membuka dan menutuf file, selanjutnya kita akan membaca sebuah file dengan menggunakan fungsi fread().
Syntax Dasar :
fread(file handle, panjang dalam bytes)

Contoh Program :
<?php
$file = "data.txt";
 
// Cek keberadaan file
if(file_exists($file)){
    // Membuka file dalam metode baca
    $handle = fopen($file, "r") or die("ERROR: Tidak dapat membuka file.");
        
    // Baca jumlah byte tetap dari file
    $content = fread($handle, "30");
        
    // Menutup file
    fclose($handle);
        
    // Menampilkan isi file
    echo $content;
} else{
    echo "ERROR: File tidak ada !!.";
}
?> 
Contoh Program untuk menampilkan semua isi konten dalam sebuah file :
<?php
$file = "data.txt";
 
// Cek keberadaan file
if(file_exists($file)){
    // Membuka file dalam mode baca
    $handle = fopen($file, "r") or die("ERROR: Tidak dapat membuka file.");
        
    // Membaca seluruh file
    $content = fread($handle, filesize($file));
        
    // Menutup file
    fclose($handle);
        
    // Menampilkan isi file
    echo $content;
} else{
    echo "ERROR: File tidak ada !!.";
}
?> 
Cara lain untuk membuka file dalam PHP yaitu dengan menggunakan fungsi file_get_contents() ;
<?php
$file = "data.txt";
 
// Cek keberadaan file
if(file_exists($file)){
    // Membaca seluruh file menjadi string
    $content = file_get_contents($file) or die("ERROR: Tidak dapat membaca file.");
        
    // Menampilkan isi file
    echo $content;
} else{
    echo "ERROR: File tidak ada !!.";
}
?> 

4. Fungsi fwrite () Untuk Menulis File Dalam PHP

Selain membaca, anda juga bisa menulis file menggunakan fungsi PHP untuk merubah konten pada file.
Syntax Dasar :
fwrite(file handle, string)

Contoh Program :
<?php
$file = "data.txt";
    
// string yang akan kita tulis
$data = "Belajar Teknik Informatika di RUMAH IT.";
    
// Buka file untuk menulis
$handle = fopen($file, "w") or die("ERROR: Tidak dapat membuka file.");
    
// Menulis data ke dalam file
fwrite($handle, $data) or die ("ERROR: Tidak dapat menulis file.");
    
// Menutup file
fclose($handle);
    
echo "Berhasil menulis data ke dalam file.";
?> 
Cara lain untuk menulis data yaitu dengan menggunakan fungsi file_put_contents(); Contoh Program :
<?php
$file = "data.txt";
    
// isi string yang akan ditulis di file
$data = "Belajar Teknik Informatika di RUMAH IT.";
    
// Menulis data ke file
file_put_contents($file, $data) or die("ERROR: Tidak dapat menulis file.");
    
echo "Berhasil menulis data ke dalam file.";
?> 

5. Fungsi rename() Untuk Mengubah Nama File dalam PHP

Anda juga bisa mengubah nama file dalam direktori server menggunakan fungsi rename(); pada PHP.
Contoh Program:
<?php
$file = "data.txt";
 
// Cek keberadaan file
if(file_exists($file)){
    // Mencoba untuk mengubah nama file
    if(rename($file, "data_baru.txt")){
        echo "Berhasil Mengubah nama file.";
    } else{
        echo "ERROR: File tidak dapat diubah.";
    }
} else{
    echo "ERROR: File tidak ada !!!.";
}
?> 

6. Fungsi unlink() Untuk Menghapus File dalam PHP

Operasi file yang terakhir adalah menghapus file dalam direktori server menggunakan fungsi unlink(); .
Contoh Program :
<?php
$file = "data.txt";
 
// Cek keberadaan file
if(file_exists($file)){
    // Mencoba untuk menghapus file
    if(unlink($file)){
        echo "File berhasil dihapus !!.";
    } else{
        echo "ERROR: File tidak bisa dihapus !!.";
    }
} else{
    echo "ERROR: File tidak ada !!.";
}
?> 

No comments:

Powered By Blogger

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.